Sunday, December 31, 2017

Hadist Nabi [3107]



Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman bin Mahdi] telah menceritakan kepada kami [Hammam] dari [Qatadah] dari [Yahya bin Ya'mar] dari [Sulaiman bin Shurad] dari [Ubay bin Ka'b] radliallahu 'anhu berkata, "Aku membaca ayat lalu Ibnu Mas'ud membacanya juga tapi dengan bacaan yang berbeda. Maka aku pun datang menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan menanyakannya, "Bukankah engkau telah membacakan ayat ini kepadaku?" Beliau menjawab: "Ya." Ibnu Mas'ud juga bertanya, "Bukankah engkau juga membacakan ayat ini kepadaku?" Beliau menjawab: "Ya, bacaan kalian berdua benar dan bagus." Ubay berkata, "Aku menanyakannya dan beliau memukul dadaku seraya bersabda: 'Hai Ubay bin Ka'b, Al-Qur'an dibacakan kepadaku dengan satu dan dua dialek. Lalu Malaikat yang ada bersamaku membacakan dengan dua dialek. Maka aku pun membacanya dengan dua dialek. Kemudian Malaikat berkata lagi dengan dua atau tiga dialek. Lalu Malaikat yang ada bersamaku berkata dengan tiga dialek, maka aku pun membacanya dengan tiga dialek, hingga sampai tujuh dialek. Dan tidaklah dari semua itu kecuali sempurna dan mencukupi. Sekiranya engkau membaca GHAFUURAN RAHIIMAN atau SAMII'AN 'ALIIMAN atau 'ALIIMAN SAMII'AN, maka seperti itulah Allah. Selama engkau tidak menutup ayat 'adzab dengan ayat rahmat, atau ayat rahmat dengan 'adzab." Telah menceritakan kepada kami [Bahz] telah menceritakan kepada kami [Hammam] telah menceritakan kepada kami [Qatadah] dari [Yahya bin Ya'mar] dari [Sulaiman bin Shurad Al Khuza'i] dari [Ubay bin Ka'b] berkata, "Aku membaca ayat dan Ibnu Mas'ud pun membacanya, tapi ia menyelisihinya (tidak sesuai dengan bacaanku). Maka aku mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menanyakan hal itu kepadanya…ia sebnutkan kelanjutan hadits. Telah menceritakan kepada kami Abdullah telah menceritakan kepada kami [Hudbah bin Khalid Al Qaisi] telah menceritakan kepada kami [Hammam bin Yahya] telah menceritakan kepada kami [Qatadah] dari [Yahya bin Ya'mar] dari [Sulaiman bin Shurad] dari [Ubay bin Ka'ab] berkata, "Aku membaca ayat dan Ibnu Mas'ud pun membacanya tapi ia menyelisihinya, maka ku mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam lalu ia sebutkan hadits tersebut. (HR Ahmad)




Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] dan [Rauh] keduanya berkata, telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Habib bin Zubair] berkata, Aku mendengar [Abdullah bin Abu Hudzail] berkata, [Rauh Al 'Anzi] menceritakan dari [Abdurrahman bin Abza] dari [Abdullah bin Khabbab] dari [Ubay bin Ka'b], dan [Rauh] menyebutkan dalam haditsnya, bahwa [Abdullah bin Khabbab] menceritakannya dari [Ubay bin Ka'ab] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa beliau menyebutkan tentang Dajjal. Beliau bersabda: "Salah satu dari kedua matanya seperti kaca berwarna hijau, dan berlindunglah kalian kepada Allah Tabaaraka Wa Ta'ala dari siksa kubur." Telah menceritakan kepada kami [Wahab bin Jarir] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Habib bin Zubair] dari [Abdullah bin Abu Hudzail] dari [Abdurrahman bin Abza] dari [Abdullah bin Khabbab] dari [Ubay bin Ka'b] berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda tentang Dajjal, lalu ia menyebutkan seperti hadits tersebut." Telah menceritakan kepada kami Abdullah telah menceritakan kepada kami [Khallad bin Aslam] telah menceritakan kepada kami [Nadlr bin Syumail] telah mengabarkan kepada kami [Syu'bah] telah menceritakan kepada kami [Habib bin Zubair] ia berkata, Aku mendengar [Abdullah bin Abu Hudzail] dari [Abdurrahman bin Abza] dari [Ubay bin Ka'b] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, namun tidak disebutkan nama Khlalad dalam hadits Abdullah bin Khabbab ini." (HR Ahmad)




Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Dawud] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Habib bin Zubair] dia berkata aku telah mendengar [Abdullah bin Abu Hudzail] bahwa dia mendengar [Ibnu Abza] dia telah mendengar [Abdullah bin Khabab] dia mendengar [Ubay] menceritakan, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menyebutkan tentang Dajjal. Beliau bersabda: "Salah satu dari kedua matanya seperti kaca berwarna hijau, dan berlindunglah kalian kepada Allah Tabaaraka Wa Ta'ala dari siksa kubur." (HR Ahmad)




Telah menceritakan kepada kami Abdullah telah menceritakan kepadaku [Ibrahim bin Isma'il bin Yahya bin Salamah bin Kuhail] telah menceritakan kepadaku [Ayahku] dari [Ayahnya] dari [Salamah] dari [Sa'id bin Abdurrahman bin Abza] dari [Ayahnya] dari [Ubay bin Ka'b] dia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah mengajarkan doa kepada kami apabila di pagi hari: 'ASHBAHNAA 'ALAA FITHRATIL ISLAAM WAKALIMATIL IKHLAASH WA SUNNATI NABIYYINAA MUHAMMADIN SHALLALLAAHU 'ALAIHI WASALLAM WA MILLATI ABIINAA IBRAAHIIM HANIIFAN MUSLIMAN WAMAA KAANA MINAL MUSYRIKIIN (Semoga kami di pagi ini dalam keadaan fitrah Islam (agama Islam), dalam kalimat yang ikhlas, dalam sunnah Nabi kami Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam dan dalam millah (agama) bapak kami Ibrahim yang lurus, dan dia bukanlah termasuk orang-orang yang menyekutukan Allah) '. Dan pada sore hari juga dengan doa seperti itu." (HR Ahmad)




Telah menceritakan kepada kami Abdullah telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abu Ubaydah] telah menceritakan kepada kami [Ayahku] dari [A'masy] dari [Thalhah Al Yammi] dari [Dzar] dari [Ibnu Abdurrahman bin Abza] dari [Ayahnya] dari [Ubay bin Ka'b] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ketika shalat witir membaca surat: "SABBIHISMA RABBIKAL A'LA (surat Al 'Alaa), QUL YAA AYYUHAL KAAFIRUUN (surat Al Kaafiruun) dan QUL HUWALLAAHU AHAD (surat Al Ikhash). Lalu beliau membaca 'SUBHAANAL MALIKIL QUDDUUS' (Maha suci Dzat yang memiliki segala kesucian) sebanyak tiga kali." Telah menceritakan kepada kami Abdullah telah menceritakan kepadaku [Muhammad bin Abdurrahim Al Bazzar] telah menceritakan kepada kami [Abu Umar Adl Dlarir Al Bashri] telah menceritakan kepada kami [Jarir bin Hazim] dari [Zubaid] dari [Dzar] dari [Sa'id bin Abdurrahman] dari [Ayahnya] dari [Ubay bin Ka'b] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam seperti itu." (HR Ahmad)


No comments:

Post a Comment