Monday, January 1, 2018

Hadist Nabi [3174]



Telah menceritakan kepada kami ['Arim], telah menceritakan kepada kami [Mu'tamir] ia berkata; dan [ayahku] telah bercerita kepadaku dari [Al 'Ala` bin 'Umair], dia berkata; 'Aku pernah bersama [Qatadah bin Milhan] ketika ia tengah sekarat. Lalu, lewatlah seorang laki-laki dari dalam rumah, Al 'Alla` berkata; "Kulihat wajah Qatadah." Katanya lagi, "Ketika aku melihatnya, seakan-akan ada kilapan minyak di wajahnya." Katanya; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dulu pernah mengusap wajahnya." Abu Abdurrahman berkata; telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Ma'in] dan [Huraim Abu Hamzah] keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Mu'tamir] lalu ia menyebutkan seperti hadits di atas." (HR Ahmad)




Telah menceritakan kepada kami [Abdushamad], telah menceritakan kepada kami [Hammam], telah menceritakan kepada kami [Anas bin Sirin] dari [Abdul Malik bin Qatadah bin Milhan Al Qaissy] dari [Ayahnya] dia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dulu pernah memerintahkan kami berpuasa yaumul bidl (pertengahan bulan), yaitu; tanggal tiga belas, empat belas, dan lima belas. Sabda beliau: "puasa yaumul bidl seperti puasa setahun." (HR Ahmad)




Telah menceritakan kepada kami [Al Hakam bin Nafi' Abul Yaman], telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin 'Ayyasy] dari [Abu Syaibah Yahya bin Yazid] dari [Zaid bin Abu 'Unaisah] dari [Nufai' bin Al Harits] dari [Ma'qil Al Muzani] dia berkata; "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkanku mengadili (perkara) beberapa orang, Kukatakan; "Betapa bagusnya apa yang hendak aku putuskan, wahai Rasulullah.' Beliau bersabda: "Allah akan bersama seorang hakim, selama tidak berbuat curang dengan sengaja." (HR Ahmad)




Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abdullah bin Zubair], telah menceritakan kepada kami [Al Hakam bin 'Athiyah] dari [Abu Rabab], dia mengatakan; saya mendengar [Ma'qil bin Yasar] ia berkata; "Kami pernah bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dalam suatu perjalanan. Kami singgah di suatu tempat yang terdapat banyak bawang putihnya, sementara kaum muslimin banyak yang memakannya. Mereka lantas datang ke tempat shalat, dan shalat bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, lalu beliau pun melarang mereka memakannya. Setelah itu, mereka datang lagi ke tempat shalat dan beliau mendapati baunya dari mereka. Beliau bersabda: "Barangsiapa memakan tumbuhan ini, maka janganlah mendekat di masjid kami." Telah menceritakan kepada kami [Yunus bin Muhammad] telah menceritakan kepada kami [Al Hakam bin Abu Al Qasim Al Hanafi Abu 'Azzah Ad Dabbagh], dari [Abu Ar Rabbab] dari [Ma'qil bin Yasar] dia berkata; "Kami pernah bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dalam suatu perjalanan." Ia kemudian menyebutkan makna serupa. Telah menceritakan kepada kami [Abu Sa'id] bekas budak Bani Hasyim, telah menceritakan kepada kami [Abu Ya'qub yaitu Ishaq bin 'Utsman], telah mengabarkan kepadaku [Humran] atau Hamdan bekas budak Ma'qil bin Yasar, dari [Ma'qil bin Yasar] dia berkata; "Saya pernah menemani Nabi shallallahu 'alaihi wasallam sekian dan sekian." (HR Ahmad)




Telah menceritakan kepada kami ['Arim], telah menceritakan kepada kami [Mu'tamir] dari [Ayahnya] dari [Seseorang] dari Ayahnya dari [Ma'qil bin Yasar], bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Al Baqarah adalah Al Qur'an kedudukan yang tertinggi dan puncaknya. Delapan puluh Malaikat turun menyertai masing-masing ayatnya. Laa ilaaha illaahu wal hayyul qayyuum di bawah 'Arsy, lalu ia digabungkan dengannya, atau digabungkan dengan surat Al Baqarah. Sedangkan Yasin adalah hati Al Qur'an. Tidaklah seseorang membacanya, sedang ia mengharap (ridla) Allah Tabaraka wa Ta'ala dan akhirat, melainkan dosanya akan di ampuni. Bacakanlah surat tersebut terhadap orang-orang yang mati di antara kalian." (HR Ahmad)


No comments:

Post a Comment